Sabtu, 23 Oktober 2010

pengantar komputer & TI 1A

Nama : Riza Fajar Anggraeni
Kelas : 1EB12
NPM :26210089





Pengertian ERP

ERP yaitu system informasi yang diperntukkan bagi perusahaan manufaktur/jasa yang berperan untuk mengintegrsikan proses bisnis yang berhubungan dengan apek opeasi, produksi, maupun distribusi pada perusahaan
Manfaat dari penggunaan ERP yaitu :
1) Mengintegrasikan data keuangan
2) Standarisasi proses opersi
3) Standarisasi Data dan Informasi
Keuntungan yag bisa di dapat dari pemanfaatan ERP yaitu
1) Penurunan inventori
2) Penurunan tenaga kerja secara total
3) Peningkatan service level
4) Peningkatan control keuangan
5) Penurunan waktu yang dibutuhkan dalam mendapatkan informasi
Beberapa software untuk menjalankan prinsip ERP yaitu
1) SAP
2) JDE
3) BAAN
4) Oracle
5) Compiere (open source)

Keuntungan ERP

Dapat mengakses informasi kegiatan usaha seperti stok barang, order, jadwal produksi dan lain lain secara cepat dan akurat.
Meningkatkan proses kerja, efisiensi, serta mengurangi penggunaan kertas (paperless)
Meningatkan kontrol dan otomatisasi sistem peringatan (alert) melalui email, atau media komunikasi yang lain.
Menyediakan sistem yang user friendly (akrab / banyak dikenal oleh user)



Kekurangan ERP
Terbatasnya kustomisasi dari perangkat lunak
ERP
• Sistem ERP sangat mahal
• Perekayasaan kembali proses bisnis untuk
menyesuaikan dengan standar industri yang telah
dideskripsikan oleh sistem ERP dapat
menyebabkan hilangnya keuntungan kompetitif
• ERP sering terlihat terlalu sulit untuk beradaptasi
dengan alur kerja dan proses bisnis tertentu dalam
beberapa organisasi
• Sistem dapat terlalu kompleks jika
dibandingkan dengan kebutuhan dari
pelanggan


TAHAPAN EVOLUSI ERP
• Tahap I : Material Requirement Planning (MRP)
Merupakan cikal bakal dari ERP, dengan konsep perencanaan kebutuhan
material
• Tahap II: Close-Loop MRP
Merupakan sederetan fungsi dan tidak hanya terbatas pada MRP, terdiri
atas alat bantu penyelesaian masalah prioritas dan adanya rencana yang
dapat diubah atau diganti jika diperlukan
• Tahap III: Manufakturing Resource Planning (MRP II)
Merupakan pengembangan dari close-loop MRP yang ditambahkan 3
elemen yaitu: perencanaan penjualan dan operasi, antarmuka keuangan dan
simulasi analisis dari kebutuhan yang diperlukan
• Tahap IV: Enterprise Resource Planning
Merupakan perluasan dari MRP II yaitu perluasan pada beberapa proses
bisnis diantaranya integrasi keuangan, rantai pasok dan meliputi lintas
batas fungsi organisasi dan juga perusahaan dengan dilakukan secara
mudah
• Tahap V: Extended ERP (ERP II)
Merupakan perkembangan dari ERP yang diluncurkan tahun 2000, serta
lebih konflek dari ERP sebelumnya

• ERP merupakan software yang ada dalam
organisasi/perusahaan untuk:
– Otomatisasi dan integrasi banyak proses bisnis
– Membagi database yang umum dan praktek bisnis melalui
enterprise
– Menghasilkan informasi yang real-time
– Memungkinkan perpaduan proses transaksi dan kegiatan
perencanaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar